Langsung ke konten utama

KPK Lakukan Penahanan terhadap Tersangka Pemilik PT Blueray dalam Perkara Dugaan Korupsi Importasi di Lingkungan Bea dan Cukai

 

KPK Lakukan Penahanan terhadap Tersangka Pemilik PT Blueray dalam Perkara Dugaan Korupsi Importasi di Lingkungan Bea dan Cukai

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap John Field (JF), selaku Pemilik PT Blueray (BR), yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian suap dan penerimaan gratifikasi terkait kegiatan importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Penahanan dilakukan setelah tersangka JF menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penahanan tersebut dilakukan untuk 20 (dua puluh) hari pertama, terhitung sejak tanggal penahanan, guna kepentingan penyidikan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka JF untuk 20 hari pertama,” ujar Budi Prasetyo dalam keterangan resminya, Sabtu (7/2/2026).

Dengan dilakukannya penahanan terhadap tersangka JF, hingga saat ini KPK telah melakukan penahanan terhadap enam orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Sebelumnya, KPK telah melaksanakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu, 4 Februari 2026, sehubungan dengan dugaan praktik korupsi dalam proses importasi. Pada saat pelaksanaan OTT tersebut, tersangka JF tidak berada di lokasi.

KPK kemudian memastikan bahwa tersangka JF telah menyerahkan diri kepada penyidik pada Sabtu dini hari, 7 Februari 2026.

“Dini hari tadi, tersangka JF, yang merupakan pemilik PT BR, telah menyerahkan diri ke KPK,” kata Budi Prasetyo.

KPK menegaskan bahwa proses penegakan hukum dalam perkara ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. KPK juga mengimbau seluruh pihak untuk mendukung upaya pemberantasan tindak pidana korupsi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyaluran MBG Selama Bulan Puasa Disesuaikan, Ada Empat Skema

  Dalam rangka memastikan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah menegaskan bahwa penyaluran MBG tetap berjalan selama bulan Ramadan dengan sejumlah penyesuaian mekanisme. Penyesuaian ini dilakukan agar seluruh penerima manfaat tetap memperoleh asupan gizi yang memadai tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa kebijakan penyesuaian penyaluran MBG selama Ramadan telah disiapkan secara matang dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, kebutuhan gizi, serta kondisi sosial dan budaya masyarakat. “Program MBG tetap berjalan selama bulan puasa. Penyesuaian mekanisme penyaluran dilakukan agar manfaat program tetap dirasakan secara optimal, sekaligus menghormati pelaksanaan ibadah Ramadan,” ujar Dadan Hindayana. Selama bulan Ramadan, penyaluran MBG akan dilaksanakan melalui empat skema , yaitu: Skema Konsumsi Saat Berbuka Puasa Makanan bergizi disalurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa, de...

Nelayan Lansia Asal Karangasem Hilang Saat Melaut, Pencarian Terkendala Cuaca Ekstrem

  Jakarta – Seorang nelayan lanjut usia asal Karangasem, Bali , bernama I Nengah Sarem (68) dilaporkan hilang saat melaut di perairan Bunutan, Kecamatan Abang , sejak Jumat (6/2/2026) sore . Hingga Sabtu (7/2/2026) , upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan belum membuahkan hasil akibat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi . Korban diketahui berangkat melaut seorang diri pada Jumat sekitar pukul 14.30 WITA . Namun hingga malam hari, I Nengah Sarem tidak kunjung kembali ke daratan. Kekhawatiran atas keselamatan korban mendorong pihak keluarga dan rekan sesama nelayan melakukan pencarian mandiri. Sebanyak 10 jukung sempat dikerahkan untuk menyisir perairan hingga ke arah selatan Lombok . Karena pencarian tidak membuahkan hasil, kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak berwenang. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya , membenarkan laporan orang hilang tersebut. Ia menyebutkan bahwa laporan resmi diterima oleh petugas siaga pada Sabtu puk...

Skrining Kesehatan Diperketat di Bandara Semarang untuk Antisipasi Virus Nipah

Semarang – Dinas Kesehatan bersama Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Semarang memperketat pelaksanaan skrining kesehatan di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah , sebagai langkah antisipatif terhadap potensi masuknya Virus Nipah melalui jalur transportasi udara internasional. Penguatan pengawasan ini dilakukan seiring meningkatnya kewaspadaan terhadap penyakit menular yang berpotensi menimbulkan dampak serius bagi kesehatan masyarakat. Sebagai bagian dari prosedur pengendalian, petugas BKK Kelas I Semarang melakukan pemindaian suhu tubuh (thermal scanning) terhadap penumpang internasional, khususnya penumpang yang datang dari Malaysia , setibanya di Bandara Jenderal Ahmad Yani. Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Semarang menyampaikan bahwa langkah skrining ini merupakan upaya deteksi dini untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya penumpang yang mengalami gejala awal penyakit menular. “Pemeriksaan suhu tubuh dan pemantauan kondisi kesehatan penum...